Previous Post
Archives
Links
Friends
Template by
Free Blogger templates
Tuesday, March 29, 2005
Dokter Cinta
Harian Umum Rorangan Tukbang Et Nich hendak meyampaikan laporan terkini.

Pada hari Minggu, 28 Maret 2005, seluruh umat nasrani merayakan Hari Raya Paskah. Segenap redaksi mengucapkan Selamat Paskah kepada rekan2 pembaca yang juga merayakannya.

Dengan semangat membara, katekisan GPIB Menara Kasih, Sabtu kemarin berkumpul di pendopo gereja sejak pukul 09.00. Acara dimulai dengan pembagian kelompok, dan saya, sang reporter bergabung dengan rekan2 di kelompok satu. Dengan segala daya dan upaya, kami membuat yel-yel kebanggaan. Mau tau bunyinya? “Kami kelompok satu imut2 (dilanjutkan dengan gaya sok imut), kami kelompok satu cakep2 (dilanjutkan dengan gaya yang sok keren), kami datang ke mari untuk maju dan menang, kami kelompok satu memang OK, OK dech (sambil melenggak-lenggokkan tangan dan pinggul)”

Tidak ada usaha yang sia2, demikian pula kelompok satu yang berhasil memenangkan 2 dari 2 lomba yang diadakan panitia. Lomba pertama adalah tebak kata dengan peragaan, secara demokratis, reporter yang membanggakan ini dipilih oleh kelompok satu untuk menjadi peraga. Lomba kedua adalah oper stik tanpa tangan, ngerti maksud saya kan?

Acara dilanjutkan dengan ibadah meditasi yang dipipimpin oleh Nn Vik Artomika Lia Bara Pa S.Si, yang akrab disapa Kak Lia atau Kak Ika. Malam semakin larut, ibadah selesai sekitar pukul 01.30 pagi. Setelah ibadah acara perkenalan pun dilaksanakan, dan rangkaian begadang diakhiri dengan ngemil di pagi2 buta.

Sebenarnya ada acara nonton bareng, hanya saja, saya sang reporter sudah begitu mengantuk sehingga saya memilih untuk undur diri dan tidur di dalam gedung gereja. Tidur saya tidaklah terlalu nyenyak malam itu, disebabkan oleh ramainya rekan2 yang berbicara satu sama lain. Saya tertidur sekitar satu jam, dan ternyata jemaat lain sudah berdatangan di halaman gereja sejak pukul tiga pagi.

Ibadah Paskah dimulai pukul empat pagi dan berakhir sekitar pukul 06.30. Melalui berita ini reporter hendak menyampaikan maaf, karena saya tak dapat memberikan liputan lengkap tentang ibadah, karena saya sendiri tertidur…. Hiks. Saya terlalu mengantuk pagi itu, sehingga mengikuti jalannya ibadah dengan setengah sadar.

Setiba di rumah, saya langsung menuju kamar mandi untuk cuci muka, dan kembali ke kamar untuk segera tidur. Waktu terus berlalu, sampai akhirnya saya terbangun pukul satu siang. Wow, selamat siang dunia! Dan saya pun menghabiskan waktu2 selanjutnya dengan mengirim SMS Happy Easter kepada rekan2 yang merayakan.

Sekian liputan dari Perayaan Paskah 2005, selanjutnya adalah berita terbaru dari Dokter Cinta

Wueksss, cape juga ya berbahasa sebagai seorang reporter. Well, ini saatnya kembali menjadi diri sendiri dan gw akan membahas pusingnya sang Dokter Cinta.

Gw gak nonton penuh film yang diputer malming kemaren di halaman gereja, tapi setidaknya Kak David dah cerita ma gw ringkasan cerita dari film tersebut. Katanya, film itu menceritakan tentang seorang yang bekerja di biro jodoh, ia berhasil memperbaiki hubungan perjodohan alias percintaan orang lain dengan baik, ia bisa mengajari seorang pria cara2 PDKT yang baik dan benar, dan bahkan sampai PDKT itu berhasil. Sayangnya, sang biro jodoh ini hanya bisa mengurus masalah orang lain saja, sedangkan untuk urusan cintanya sendiri ia selalu gagal. Akan tetapi masalah sang biro jodoh ini lambat laun akhirnya dapat teratasi.

Nah, apa hubungannya dengan Dokter Cinta? Hmm, gw mang gak kuliah di kedokteran cinta, gw juga gak pernah nyebar pengumuman bahwa gw buka praktek dokter cinta, tapi yang lebih pasti lagi, gw mang gak bisa nolak kalo ada pasien dateng dan meminta konsultasi cinta. Saat itulah, Dokter Cinta BERAKSI!!!

Setelah sekian lama gak praktek, dalam satu minggu ini Dokter Cinta didatangi empat pasien, bayangkan, empat pasien dalam satu minggu, OMG!

Pasien pertama
Beberapa hari lalu (sekitar satu minggu) Dokter Cinta sedang browsing, cek e-mail, dan melakukan berbagai rutinitas lainnya di hadapan komputer. Ada satu PM yang mengejutkan sang Dokter Cinta. Sepucuk surat dari pasien yang isinya konsultasi, bahkan meminta pengobatan secara konkret. Duh, gawat ini!!!
Keluhan: Hubungan dengan pasangan merenggang, pasien tidak tau sebabnya apa.
Permohonan: Mohon kesediaan Dokter Cinta mencari sebab permasalahan pasien.
Penyelesaian: Dokter Cinta mencari tau masalah kerenggangan hubungan pasien, hasilnya 80%, pasien memutuskan untuk menyelesaikan sendiri masalahnya. Sampai saat ini Dokter Cinta belum tenang karena belum ada kabar terbaru dari sang pasien.
Hikmah: Dari kasus ini, dapat dipelajari bahwa dalam menjalin hubungan perlu adanya keterbukaan, kejujuran, dan kepercayaan. Jangan menyembunyikan atau menutupi sesuatu dari pasangan, hal ini dapat berakibat fatal di kemudian hari.

Pasien kedua
Beberapa hari lalu Dokter Cinta sedang mengikuti acara bersama rekan2nya di gereja. Dengan pulsa yang amat limit, pasien melakukan konsultasi via SMS. Otomatis Dokter Cinta segera mengisi pulsanya agar dapat melayani pasien dengan baik. Perjalanan membeli voucher isi ulang pun ditempuh dengan bantuan boncengan vespa dari rekan Dokter Cinta.
Keluhan: Pasien tiba2 saja merasa begitu kebingungan, dan hendak memutuskan hubungan yang selama ini dijalin dengan pasangannya. Tambahan fakta, pasien merasa hubungannya dengan Tuhan menjadi renggang.
Permohonan: Agar Dokter Cinta memberikan masukan tentang apa yang harus dilakukan.
Penyelesaian: Dokter Cinta membalas SMS demi SMS dengan harapan SMS2 tersebut dapat menenangkan hati pasien supaya pasien dapat berpikir dengan akal sehat. Pasien memutuskan untuk merenung lagi beberapa waktu ke depan, entah beberapa hari, beberapa minggu, entah berapa lama. Sampai detik ini Dokter Cinta belum bisa tenang karena sang pasien tak kunjung mengambil keputusan.
Hikmah: Hubungan dengan Tuhan adalah hubungan pribadi tiap2 orang yang tanggung jawabnya pun ada pada diri kita masing2. Jangan pernah menyalahkan siapa pun atas kerenggangan hubungan kita dengan Tuhan. Kesimpulannya, jangan sampai hubungan dengan pasangan merusak kehidupan spiritual kita.

Pasien ketiga
Tadi malam seorang pasien mengirim SMS yang isinya adalah kelanjutan dari kasus yang telah dialami oleh sang pasien sejak beberapa waktu lalu. Untungnya Dokter Cinta sudah isi pulsa, sehingga konsultasi pun dapat berjalan dengan lancar.
Keluhan: Pasien terserang malarindu tropikangen dengan pasangan, sayangnya sang pasien juga sedang menemui pujaan hati yang lain, nampaknya sang pasien menghadapi dilemma atas kondisi yang dibuatnya sendiri.
Permohonan: Pasien hanya meminta Dokter Cinta untuk menjadi pendengar yang baik.
Penyelesaian: Dokter Cinta bersedia menjadi pendengar yang baik. Dan keadaan bertambah baik karena akhirnya pasangan pasien menelepon pasien. Sayangnya masalah pasien belum selesai benar karena dilemma yang ia hadapi belum dapat ia atasi. Beberapa waktu lalu Dokter Cinta hanya bisa memberi nasihat “no body better than others, but the problem is with whom you feel better”.
Hikmah: Hubungan jarak jauh memang susah untuk dipertahankan, namun tidak berarti tidak dapat dilaksanakan. Selain itu sosok ideal tidak akan pernah ada, setiap manusia memiliki kekurangan, jangan sampai suatu saat menyesal seperti kisah plato yang diharuskan gurunya untuk memilih satu ranting dari sebuah kebun.

Pasien keempat
Pagi ini baru saja Dokter Cinta membuka mata, bahkan berdoa pun belum sempat, telepon dari pasien pun berdering.
Keluhan: Pasien sedang kebingungan karena sang pasangan tiba2 meminta untuk menyudahi keakraban mereka selama ini.
Permohonan: Agar Dokter Cinta memberikan saran apa yang harus pasien lakukan.
Penyelesaian: Dokter Cinta melayani melalui SMS dan telepon. Dokter Cinta tidak dapat berbuat banyak, hanya memberikan jawaban sesuai dengan pengalaman pribadi dan saran2 yang abstrak. Aplikasi diserahkan kepada pasien. Berita terakhir, keadaan pasien malam ini lebih baik dari tadi pagi.
Hikmah: Kelelahan dan kesibukan sangat mengganggu jiwa seseorang, pria maupun wanita. Manusia sulit untuk memikirkan hal2 yang irasional jika pada saat yang sama ia sedang tidak mampu untuk berpikir rasional. Jangan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, menyesal adalah sia-sia.

Fiuhh, siapa ya pasien selanjutnya?

Behind the scene:
Seperti yang dah gw bilang di atas, gw ga bisa nolak kalo pasien dateng. Mengapa? Karena mereka adalah sahabat2ku yang senantiasa menemaniku walau mereka berada di tempat lain.
Hanya saja, saat ini gw sedang dalam keadaan cukup bingung, karena gw merasa memiliki kasus yang sama dengan tokoh utama di film yang dah gw jelasin di atas. Bisa membantu mengatasi masalah orang lain, tapi gak sanggup mengatasi masalah sendiri. Yach, mungkin memang begitulah manusia, gak semuanya dapat dilakukan ataupun dilalui dengan mudah. Semoga aja gw bener2 serupa dengan tokoh utama film itu, meskipun sulit untuk mengatasi masalahnya sendiri tapi pada akhirnya beres juga. Hope so!

Pengumuman: Kepada para pasien Dokter Cinta, kalau kalian sudah berhasil menyelesaikan masalah, laporan ya sama Dokter Cinta biar Dokter Cinta bisa tenang. Dan bagi siapa saja yang bersedia untuk membantu Dokter Cinta mengatasi masalahnya hubungi Dokter Cinta sesegera mungkin ya. Dah mau UTS niy, otak Dokter Cinta bisa korslet kalau masalahnya belum selesai.
posted by Ra! @ 13:53  
Monday, March 28, 2005
Sibuk ga?
Hari2 sibuk berlalu, dan hari2 yang jauh lebih menyibukkan pun mulai berdatangan tanpa diundang. Banyak banget hal yang dah gw laluin dalam dua minggu ini, dan dah dari kemaren2 ni tangan gatel untuk ngungkapin apa yang ada di pikiran gw.

Cowok Brengsek
Dua kata ini sempet menjadi topik hangat di forum superbatch. Seru juga sih ngomonginnya, sayangnya waktu itu gw gak bisa memberikan komentar yang begitu berarti, bahkan menurut gw, yang gw sampein saat itu hanyalah teori. Finally, few weeks ago, I found the BAD BOY. Setidaknya cowok brengsek versi gw. Gak perlu kita umumkan siapa orangnya, sangat2 tidak etis. Hanya saja, sejak gw nemuin jenis makhluk kayak gini, barulah gw ngerti kenapa temen2 gw ngebahas topik ‘cowok brengsek’ dengan emosi membara.

Happy Birthday
Hix ultah ke 19 tanggal 12 Maret kemaren. Seperti rencana awal, kado dah gw titipin di Magelang (dengan perjalanan cerita yang panjang tentunya). First, gw titip ke Ayu dengan harapan dia bisa nitip ke salah satu abang AU yang pesiar di Yogya. Next, gw coba hubungin Atha, kali2 dia bisa Bantu gw buat nitip ke Bang RamYud, sayangnya, kata Atha dia gak jamin bakal ketemu sama abangnya itu. Atha akhirnya nyaranin supaya gw nitip ke mpok ulpeh aja. Jadilah Ayu nganter amplop itu ke kost Ulfa. Semula gw kira Ulfa bakal nitip lagi ke Bang Reska, ternyata lain orang, dititipnya ke Bang BaUl. Tapi tetap seperti rencana semula, bahwa itu dititip dulu ke Alip. Dan inilah yang mengakibatkan masalah datang.

Setelah berkali-kali Hix nyoba telpon ke rumah dan HP gw dengan hasil nihil berhubung gw selalu gak di rumah, hari Sabtu minggu lalu akhirnya dia berhasil nelpon ke rumah dang w ada di rumah. Itu pun sempet ada sedikit kekacauan karena si Bebek ngereject phone di HP gw. Dan akhirnya ia menceritakan segala kehebohan yang terjadi pada hari ultahnya.

Hu hu hu, Alip, lewat blog ini aku mo minta maap sama kamu. Maap kalo dah ngerepotin. Maap kalo di amplop itu yang aku tulis nama kamu. Maap kalo kamu sampe harus dipanggil menghadap DanWing. Maap kalo akhirnya kamu harus push-up. Maap kalo ternyata begitu kamu buka amplop itu hanya ada secarik kertas buat kamu yang openingnya “Berdasarkan usulan rekan alumni Anggit Prawasti…blab la bla”… Maap ya Lip…

Peneguhan SIDI
Minggu, 20 Maret 2005 di GPIB Menara Kasih, Jati Asih – Bekasi, akhirnya gw diteguhkan menjadi anggota SIDI baru. Hmm, setelah aku menundanya, dan akhirnya… fiuh. Sehari sebelumnya gw ngundang Lucy buat dateng ke rumah, selain itu gw juga ngundang si Bebek. Dari kampus, gw n Lucy naik angkot langsung ke gereja, nonton film, trus kita ke Jatinegara buat jemput si Bebek. Agak lucu sih kejadian di Jatinegara, karena si Bebek sempet percaya bahwa kita jemput dia naik angkot.. hua ha ha, hampir saja dia menangis di tempat…

Sampai di rumah, maka kegiatan pertama kami ialah ngerumpi di kamar. Setelah beberapa saat gw baru sadar kalo Lucy n Bebek blom pernah ketemuan sejak PA.
Besok paginya, dengan pakaian putih2 plus sarung tangan, berangkatlah gw ke gereja. Selama siang itu si Bebek sibuk jadi fotografer. Jadi gak enak juga sih. Gw kan ngundang dia jauh2 dari Bandung bukan untuk dijadiin fotografer.. ck ck ck. Sore-nya Bebek langsung balik ke Bandung. Tadinya dia ngotot mau naik kereta aja, tapi dengan hasutan dan bujuk rayu bokap gw, walhasil dia bersedia untuk naik bus ke Bandung.
Malam harinya ada ibadah pengucapan syukur di rumah. Banyak juga yang dateng.

Padahal awalnya gw gak pengen membuat suatu kehebohan lho dengan SIDI gw ini. Seneng juga karena kembaran gw, Aurelia Regina, mau meluangkan waktu untuk dating malam itu. Lucy, makasih ya dah bantu2 malam itu, yang jelas gw ngundang lo nginep ke rumah bukan buat bantu2 beres2 lho… jangan salah sangka ya.
Bebek, Lucy, thanks for the book. Akan gw baca malam ini. GBU all

Pengangguran Banyak Acara
Beberapa minggu lalu, gw, otonx, dika, lucy, mulai ngeluh karena merasa jenuh. Pengennya ada kerjaan lain selain kuliah. Soalnya dah BT abis deh sama yang namanya kuliah. Nah, setelah waktu berlalu, gw baru sadar, bahwa kok gw sekarang jadi gak bisa ngatur waktu dengan baik dan benar ya?

Bayangkan!
Yang tadinya gw ngerasa nganggur abis (sampe2 gw, otonx, dika nyewa 9 komik untuk dibaca dalam satu malam, sampe2 nyari2 novel melulu…), eh… sekarang gw jadi kelabakan sendiri.

1.Gw sempet lupa bahwa gw adalah katekisan yang bakal sibuk banget pada hari2 menjelang peneguhan SIDI, perjamuan Jumat Agung, Paskah, dan berbagai kegiatan GP nantinya
2.Dika ngajak main 3 on 3 bareng anak FE. Yang akhirnya gw punya kenalan baru, namun sayangnya kegiatan ini cukup mengganggu gw karena gw sampe gak dateng PJ karena ini, n pernah juga gw main jam 1 siang padahal jam 2 gw kuliah SDA.
3.Gw sempet lupa bahwa gw HPD IT Camp dan dapet tanggung jawab buat hubungin PC Media n Info LINUX. Akhirnya harus ngerepotin banyak orang. Thx to Mella, Richard, Daniel, Michael, Angky, n Desmond yang duduk nungging di belakang. Pren, kapan niy ke Gading lagi?? Hua ha ha
4.Setelah sekian lama akhirnya gw ketemu juga sama Rori. Juju raja gw bingung, karena dia ngajak latihannya di Bintaro. Gile… kayak di Margonda gak ada studio yang bagus aja..
5.Nael niat banget buat bikin film, mo ikut lomba yang diadain Global TV. Jadinya harus meluangkan waktu sore untuk ngebantu shooting. Bahkan dari beberapa waktu lalu harus sibuk juga nanggepin telepon dari Nael dan mikirin ide2 demi kesuksesan filmnya itu.
6.Otonx ngajak ikut Liga Tari. Tadinya sih gw jawab “pikir2 dulu”. Tapi.. akhirnya gw putuskan untuk gak ikut.
7.Otonx juga ngajak ikut English course di FIB. Dan sejujurnya, gw pun berminat ikut conversation class-nya.. kayaknya bakal mulai bulan Mei nanti..
8.dll, yang capek juga kalo harus disebut satu2.

Pongo
Suatu pagi di ruang kuliah Fisika, ketika mulai memasuki detik2 jenuh, Pongo pun pindah tempat duduk dan mengambil posisi di samping gw. Pembicaraan aneh pun terjadi:
Gw: Kok gw jadi males lulus ya??
Pongo: Kenapa? Susah ya?
Gw: he eh… Apa gw pindah ke FISIP aja kali ye..
Pongo: ???
Gw: Kenapa ya kuliah?
Pongo: Pertama, kalo gak kuliah pasti nyokap lo ngomel2, kedua, lulus SMA mang lo ada kegiatan? Gak ada kan? Ya paling enggak lo gunain buat ngisi waktu lah. Ketiga, nambah relasi, seneng kan punya banyak temen? Keempat, melatih mental, contohnya tuh kayak gimana rasanya di-kejar2 deadline. Seru kan?
Gw: Iya juga ya.. (menjawab jawaban aneh dengan reaksi aneh..)
Pongo: Mang nya nanti lo lulus dari sini mo kerja di dunia komputer2 gitu?
Gw: Gak tau juga deh, liat aja ntar.
Pongo: Yang enak tuh jadi pengusaha… blab la bla… (dst, Pongo pun akhirnya memberikan cerama gratis…. Yang endingnya juga dah ketahuan sih.)

Adoen Gitu Deh
Inilah makhluk yang memanggil gw dengan sebutan RGD. Apaan tuh doen? RORA GITU DEH! Gubrak…. Gw kira apaan. Dan suatu siang gw dikerjain dengan teka-teki gak mutu.
Adoen: Teng, teng apa yang sehat?
Gw: Gak tau…
Adoen: Teng teng teng… satu, dua, tiga empat.. (Sambil memperagakan senam)
Gw: ???
Adoen: Tek, tek apa yang sehat?
Gw: (Dengan sangat tidak kreatif gw jawab) Tek.. tek… tek… tek… (ala senam)
Adoen: Bukan. Salah. Tek,sssss,ssss,sss teng teng teng … satu, dua, tiga, empat
Gw: ???
Adoen: yo, yo apa yang sehat?
Gw: (kali ini gw gak akan tertipu lagi!) Yo Yo Yo, Tek… ssss,ssss,ssss teng teng teng … satu, dua, tiga, empat….
Dan ternyata jawaban gw benar.. wuakakakakakkkk

Lola Bunny
Entah dapet ide dari mana, rekan Rabzdusoleil alias Arya tau2 merubah panggilan gw jadi Lola Bunny. Apakah itu berasal dari c***l-mu ya?? (ups, sorry kalo terdengar main fisik.. he he he…) Gak pa pa kok, lo bukan orang pertama yang manggil gw Lola. Dah ada pendahulunya. Kak Revi n Sarrah…

Jumat Agung
Hari ini Jumat Agung, hari ini juga gw pertama kali ikut perjamuan. Maklum, baru SIDI hari Minggu kemaren. Agak2 konyol sih. Sebelum ibadah dimulai, gw sempet ngobrol2 sama Meiske. Lucu juga sih, dia bilang dia agak grogi takut keselek anggur. Gw yang tadinya gak kepikiran, jadi ikut deg2-an juga. Sampe saatnya tiba, dan ternyata… seperti itu toh rasanya anggur… hangat2 gimana… gitu. Thx God, karena tadi aku gak keselek… he he he… jadi kan gak malu2in…
posted by Ra! @ 14:00  
Saturday, March 19, 2005
Laper Juga
kriuk.. kriuk.. kriuk.. duh gile, laper banget neh. Gw dah janjian sih sama Lucy mo lunch di stasiun UI. Ya, semoga aja dia ga lebih siang lagi sampe sono... grrr laper buanget!

Hari ini Lucy nginep di rumah gw sampe Senin pagi, ntar malem rencananya juga si Bebek mo dateng. Gw ngundang mereka buat nemenin gw SIDI besok. Huh, ragu juga sich, sebenernya gw dah pantes di-SIDI apa blom sih?? Kok kayaknya masih blom cukup 'dewasa' tuh.

Blom ada waktu nih buat cerita banyak. Nanti aja ya, begitu kelar ujian MD, janji deh bakal posting lagi. ;)
posted by Ra! @ 13:23  
Thursday, March 10, 2005
bulan maret
Malam ini harusnya gw menyelesaikan kodingan median, unfortunately gw blom ‘bergairah’ untuk memulainya. Let’s talk bout something… silly???

Pada pernah naik angkot kan? Biasanya tuh ada iklan2 yang ditempel di kaca pintu masuk angkot. Ada iklan kursus jahit, lowongan kerja buat anak SMA, de el el. Tapi, kali ini lain dari yang lain, inilah iklan teraneh yang pernah gw temuin di angkot.

“Apakah anda hamil? Jangan biarkan keraguan berlarut. Cobalah ‘family test’ alat test kehamilan yang dapat mendeteksi kehamilan Anda. Harga promosi hanya Rp 2500 buktikan keakuratannya. Hubungi abang sopir angkot K02a.”

Asal banget kan tuh iklan?? Eh, ngomong2 soal angkot, gw jadi inget sama lagu dangdut yang pernah gw denger di K02, sepenggalnya tuh gini…

“Jika cinta kita memang tak dapat bersatu, kunanti dirimu di pintu surga…”

Kata2nya sih lumayan, tapi berhubung dangdut, jadinya kedengerannya dangdut abis deh…

Dulu, gw demen banget ngeliat orang pake baju2 dagadu, bukannya apa2 sich, tapi seneng aja baca2 tulisan2nya. Selama tiga tahun di Lembah Tidar n bolak-balik ke yogya, gw gak pernah kesampean beli kaos dagadu, hiks. Hmm, few weeks ago I saw somebody wore a T-shirt (I’m not sure it was dagadu..), then I read this sentence

“Do it tanpa duit = mobil tanpa BBM, duit tanpa do it = BBM tanpa mobil”

Is there any opinion???

Hmm, gw lupa sich apa judul filmnya, tapi yang gw inget… salah satu pemerannya pernah ngucapin kalimat:

“Pria hanya butuh sebidang tanah, dan wanita yang baik”

Gimana ya? Wahai kaum Adam, apakah kalian setuju dengan pernyataan tersebut? Kok aku ga gitu paham ya maksudnya? Trus kalau wanita gimana? Apa wanita juga hanya butuh sebidang tanah dan pria yang baik pula? Atau bahkan wanita hanya butuh seorang pria yang baik?(dengan catatan si pria itu punya sebidang tanah lho, hua ha ha)

Di film yang sama gw juga denger kalimat berikut diucapkan:

“Lautan cinta ga selamanya berjalan mulus, perjalanan cinta ga selamanya mulus”

Ya iyalah… jalan tol aja gak ada yang mulus!! Gimana sih ni?? Grrrr….

Beberapa bulan yang lalu, saat gw masih ‘kenal’ seseorang dengan ‘benar’, dia yang ga perlu disebutkan namanya karena kau tahu siapa (voldemort banget… hua ha ha), ada masa di mana gw ngerasa down… dan si voldemort ini berhasil membangkitkan semangat gw hanya dengan satu kalimat singkat nan padat serta agak asal. Apakah itu?
Voldemort itu bilang “RORA GITU LOH!!!” dengan muka yang acuh tak acuh lalu segera memalingkan muka yang demikian menyebalkan…
Ternyata.. yang tadinya gw kesel banget gara2 si voldemort ngomong kayak gitu, eh…. Gw malah jadi termotivasi kok… thx ya voldemort… (walau ku yakin sang voldemort ga akan pernah membaca statementku ini)

Pernah baca Bobo? Nah, di bagian kisah dari negeri dongeng (itu lho.. yang ada oky dan putri nirmala), nah biasanya di bagian atasnya ada kotak kecil yang isinya humor2 gak jelas… salah satunya adalah…

Tanya: Kenapa ayam menyebrang jalan?
Jawab: Karena mau sampai di seberang!


Ho ho ho, gw lupa sih pernah denger kata2 ini di mana… yang jelas sih bukan hak paten gw.. wuakakakak

“Sejauh apapun ia melangkah, cinta sejati pasti akan kembali”
“Cinta yang matang bukannya abadi, tapi terus tumbuh”


Gila.. romance abis.. hua ha ha…
posted by Ra! @ 15:39  
Tuesday, March 01, 2005
mengantuk
suer!! gw lagi ngantuk banget.. hiks, sampe bingung mo bahas apa.

Sekarang dah bulan Maret, salah satu bulan yang spesial dalam hidup gw. Tapi ga tau ya, gimana dengan bulan Maret tahun ini.

Weekend kemaren termasuk melelahkan. Why? Jumat malem gw ga bisa tidur nyenyak, dan seperti kata bu dosen, lebih baik ngerjain soal wuakakakak, ya udah, sebelum bobo gw ngerjain PR ALin dulu, lumayan lah bikin tidur semakin nyenyak..

Sabtu pagi gw ke SaMar II tercinta, Bu Nita ga ada, gw cuma ngobrol bentar aja sama Bu Yanti. Ternyata kalo hari Sabtu SaMar pulangnya jam 10. Kayaknya beberapa minggu ke depan gw akan menjadwalkan kegiatan Sabtu pagi ke SaMar aja, ngobrol sama Bu Yanti sekalian ngebantu Bakhti n Eko.

Sabtu siang, Bo-Nyok ngajak ke kawinan.. tapi berhubung gw males, jadinya tinggal di rumah sambil ngerjain PR Kalkulus, sorenya tambahan katekisasi sebagai ganti bolos gw waktu ke luar kota. Malemnya jalan ke Sarinah n Lotus-Jakarta Theatre. Ngapain? Nyari seperangkat baju gw buat peneguhan sidi tanggal 20 Maret nanti. Setelah keliling sana-sini akhirnya pilihan jatuh kepada baju putih lengan panjang model kancing shang hai, dan berhubung kaki gw relatif jumbo, ga nemu deh sepatu yang pas. Kebetulan liat Eeyore, ya udah beli juga sekalian(gw seneng yang kayak gini, ga maksud beli tapi akhirnya beli.. he he he)

Minggu pagi nyuci baju (pertama kalinya gw lakuin setelah cacar), lanjut ke gereja n katekisasi lagi. Sore hari, pemburu sepatu jumbo pun beraksi lagi, kali ini lokasi pilihannya adalah MM. Tadinya dah mo ke Pasar Baru aja tuh kalo masih ga dapet juga. Untungnya gw nemu rok panjangnya di Matahari n sepatunya di.. di mana ya? yang jelas sih itu.. di lantai 2!

Minggu malem.. ngedit kalkulus sekalian nonton AADC.. dan weekend pun berlalu, dan bekasnya adalah: kaki gw pegel2 ga jelas..

Kemaren agak2 ngaco juga sih, dah tau kaki masih pegel, eh gw maen basket. Dengan tidak tau dirinya, kami(3 anak FE dan 1 anak FASILKOM) maen di lapangannya FT he he he, sorry lho.. yang lebih ngawur sih Dika, soalnya dia lagi puasa.. bis basket gw n dika ke kost otonx dan menghasilkan satu kesepakatan bahwa kami berencana untuk lari pagi besok!! entahlah.. smoga aja rencana kali ini terwujud..

21 Januari 2005
Pagi2 gw diajak ke pasar, kalo ga salah sih namanya Pasar Tompasso. Apa yang beda dengan pasar2 yang selama ini gw liat?? ya.. di situ ada roa n cakalang.. he he
Pangsit nya juga enak.. soalnya 'special' (^_^)
Seharian setelah itu kegiatan gw n nyokap adalah berkunjung keliling kampung. Yang lucu adalah ketika gw satu bendi sama ibu2 yang cara bahasanya menado banget, tapi sayangnya dia blom bisa menghilangkan medoknya.. dan setelah ditanya, ternyata orang Blitar dan baru pindah 3 bulan.. ha ha ha...
Malemnya ada yang seru buat gw. Ada film tentang seorang system analyst, tapi gw lupa sih judulnya apa. Gila, seru abis!(setidaknya buat gw sih begitu). Agak2 mengerikan juga kalo yang kayak gitu ada di kehidupan nyata. Saking segalanya berbasis IT sampe2 data hidup manusia bisa ditukar. Kacaunya lagi tuh cewe ga punya pergaulan, saban hari temennya cuma kompie dan chatter di dunia maya aja... weleh2, jangan sampe kayak gitu deh. Seneng juga sih, soalnya ni film berhasil membangkitkan semangat gw untuk bertahan di dunia IT.

22 Januari 2005
Lucu aja ngeliat anak2 umur 3-10 tahun nyanyi giliran dan bahkan mereka semangat mau nyanyi sendiri2, walaupun bosen juga sih denger lagunya itu2 terus.
Hmm, dah beberapa hari gw maen sama Gerhana, tapi baru hari itu dia berusaha memanggil gw, dan hasilnya tidak sempurna "Tata Lola..."
posted by Ra! @ 15:42